Orang inggris bilang, “I love you”, orang Indonesia bilang,” aku cinta padamu”, jawa bilang “aku tresno karo kowe”, orang batak bilang, “holong rohaku tu ho”… semua kalimat itu memiliki arti yang sama, menyatakan perasaan sayang dan cinta. Lalu apa yang salah dengan semua itu? Tidak ada. Cuma saja, saya bertanya-tanya kenapa pernyataan cinta akan lebih keren terdengar kalau laki-laki yang mengatakannya. Bukan hendak menomorduakan perempuan. Tetapi budaya Timur memang memandang aneh apabila perempuan yang menyatakan cinta terlebih dahulu.Zaman baru bung! Bukan zaman Siti Nurbaya yang mengekang perempuan untuk tinggal diam. Perempuan pun boleh menyatakan cinta kepada orang yang disukainya. Ironisnya budaya mempersulitnya. Kenapa? Karena sejak dahulu kala, perempuan timur dididik untuk menunggu dan mengamati tanda-tanda yang diberikan oleh laki-laki bahwa ia juga suka kepada perempuan itu. Padahal tahu gak? Belum tentu kan semua laki-laki memiliki keberanian yang besar untuk mengatakan cintanya. Yang ada, bisa aja dia hanya memberi tanda-tanda yang tidak jelas, atau tidak menyatakan sama sekali dan akhirnya mengatakan “cinta tak harus memiliki” hah…apa itu? Masih mau kalah ama budaya? Perempuan punya kekuatan yang aneh dan ajaib karena itu kita istimewa dan ditakuti laki-laki.
Jadi, intinya ayo perempuan-perempuan, perjuangkan cintamu! Hidup hanya sekali, sayang sekali kalau hanya dilewatkan dengan penyesalan. Tapi jangan sampai ada hati yang terluka ya.. good luck, girl
Mungkin itu lebih ke budaya aja, di Jepang kayaknya yang nyatain cinta cewek-ceweknya dulu (di film-film jepang yang saya tonton), mungkin cewek Indonesia malu-malu tapi mau....hehehe
BalasHapusconyotin dulu beth
BalasHapuslo berhasil, gw ngikut ahehe
lo malu pake kata-kata pake cara lain aj
dr perhatian ato BL mungkin,.
olo u boto dei...
BalasHapusna deges mantong artikel mi.
pabahat marsiajar aso sukses digincat ni ari.
(sumber ahmad soenaryo)