apa kabar lapindo? kok tak terdengar rimbanya. mungkin kita masih ingat tentang kasus lumpur sidoarjo ini. kasus yang sampai hari ini semakin redup dan tidak tahu kemana rimbanya. tahukah anda bahwa pusat semburan lumpur yang di bor PT Lapindo Brantas di Desa Siring Porong adalah lokasi Candi Prada pada zaman Airlangga. wah.. wah... bagaimana ini? ternyata bukan hanya rumah masyarakat yang habis dilalap sang lumpur, ternyata peninggalan bersejarah pun dihabisinya.
ya.. pusat semburan yang merupakan candi prada tersebut dulunya merupakan salah satu aset kebanggaan yang diagung-agungkan masyarakat karena dibangun oleh Mpu Barada yang terkenal karena kesaktiannya. Mpu Barada ini berinisiatif membangun candi ini sebagai penyeimbang alam karena diramalkan akan terjadi bencana akibat kelalaian menjaga sumber gas alam dan mineral tersebut. Terbukti donk sekarang, kalau apa yang diramalkan oleh Mpu Barada benar adanya.. walaupun saya tidak percaya ramalan tapi kalau melihat perlakuan Lapindo Brantas yang ngebor sana sini tanpa mempertimbangkan keseimbangan alam, gak usah heran kalau akan terjadi bencana seperti itu.
bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. kelihatan banget kalau kita gak terlalu peduli dengan peninggalan sejarah. apa karena kelihatan sepele atau dianggap sudah tidak tren, makanya tidak perlu dipelihara. lalu apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu, tentang betapa besar dan kayanya bangsa kita. kasus lapindo hanya salah satu contoh saja, masih banyak peninggalan sejarah yang tidak dihargai.
Lalu apa pula yang akan terjadi dengan masyarakat sekitar yang harus tergusur karena lumpur mengambil alih tempat tinggal mereka? memohon rasa iba dari pejabat daerah seolah mereka adalah penyewa tempat untuk tinggal. sementara itu, sang pemilik perusahaan, sibuk berkampanye mencalonkan diri untuk menjadikan Indonesia lebih baik. lebih baik kemana? ke kehancurankah? satu daerah saja sudah ditenggelamkan. inginkah menenggelamkan Indonesia.
Jumat, 07 September 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar